Wakil Rakyat Dinilai Boros, Publik Geram
| Rakyat Dinilai Boros, Publik Geram |
Publik kembali menyoroti kebijakan anggaran DPR setelah muncul laporan terkait besarnya tunjangan dan fasilitas anggota dewan. Banyak masyarakat menilai pengeluaran tersebut terlalu boros, terutama di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan.
Beberapa fasilitas anggota DPR, termasuk tunjangan rumah, transportasi, dan perjalanan dinas, menjadi sorotan utama. Warga menilai angka yang diterima anggota dewan jauh melebihi kebutuhan wajar dan tidak mencerminkan solidaritas dengan rakyat.
“Rakyat masih berjuang dengan kenaikan harga kebutuhan pokok, sementara wakil rakyat menikmati fasilitas mewah,” ujar seorang aktivis.
Respons DPR
Menanggapi sorotan ini, beberapa anggota DPR menyatakan kesediaannya untuk meninjau ulang besaran fasilitas dan meningkatkan transparansi penggunaan anggaran. Namun, belum ada kepastian kapan evaluasi dan laporan rinci akan dipublikasikan.
Dampak Politik
Kritik publik terhadap keborosan wakil rakyat ini berdampak pada citra DPR. Gelombang ketidakpuasan masyarakat menunjukkan bahwa rakyat semakin mengawasi dan menuntut akuntabilitas serta pengelolaan anggaran yang lebih bijak.