Konflik Viral: Rumor Hilangnya 800 Orang di Delhi Bikin Kepanikan Masyarakat
| Konflik Viral: Rumor Hilangnya 800 Orang di Delhi Bikin Kepanikan Masyarakat |
Beberapa postingan di media sosial dan pesan berantai menyebut bahwa lebih dari 800 orang dilaporkan hilang di New Delhi hanya dalam 15 hari pertama tahun 2026, dengan sebagian besar kasus yang diklaim melibatkan wanita dan anak-anak. Angka ini lalu menjadi sangat viral, terutama di WhatsApp, X, hingga Instagram, memicu kekhawatiran publik soal keamanan dan kriminalitas di ibu kota India.
Fakta dari data resmi Delhi Police menunjukkan bahwa antara 1—15 Januari 2026 tercatat 807 laporan orang hilang, termasuk:
-
509 wanita & perempuan
-
191 anak di bawah umur
-
Sisanya orang dewasa laki-laki dan perempuan
Dari jumlah tersebut, sejumlah orang sudah berhasil ditemukan kembali, sementara sisanya masih dalam upaya pelacakan.
Namun, polisi menekankan tidak ada lonjakan ekstrem dibandingkan dengan tren missing persons tahunan; angka tersebut masih sesuai dengan rata-rata laporan yang biasa masuk setiap hari di kota besar seperti Delhi.
Aparat kepolisian Delhi mengeluarkan pernyataan resmi untuk:
-
Membantah narasi panik yang beredar secara tidak akurat.
-
Menyatakan bahwa angka 800 itu memang data nyata tetapi bukan menunjukkan lonjakan dramatis atau kejadian menghilangnya secara misterius.
-
Mengungkap bahwa banyak postingan yang beredar dipromosikan berbayar (paid promotion) oleh akun atau pihak tertentu yang tidak jelas motifnya, sehingga memicu sensasi dan kepanikan.
Polisi bahkan memperingatkan akan mengambil tindakan hukum terhadap pihak yang menyebarkan informasi palsu atau provokatif untuk keuntungan tertentu.
Klaim ini tidak hanya beredar secara online—di sebagian wilayah sekitar Delhi, seperti kawasan pedesaan di Noida, rumor soal penculikan anak berkembang cepat. Akibatnya:
-
Banyak orang tua menarik anaknya dari sekolah.
-
Beberapa pekerja keluar dari pekerjaan karena khawatir akan keselamatan keluarga.
-
Sekolah, LSM, dan komunitas lokal mengalami gangguan operasi akibat ketakutan yang tersebar luas.
Namun aparat setempat menegaskan tidak ada bukti valid bahwa ada gelombang penculikan anak atau peningkatan kejadian kriminal yang tidak biasa terkait rumor tersebut.
Warganet bereaksi beragam:
-
Ada yang benar-benar panik dan menyebarkan info tanpa verifikasi.
-
Ada pula yang skeptis dan menyebut laporan itu sensasi media atau strategi pemasaran film tertentu karena tema mirip isu hilangnya anak.
-
Diskusi di forum seperti Reddit menunjukkan banyak orang mempertanyakan keakuratan informasi versus konteks statistik yang sebenarnya, dan menilai bagaimana mudahnya berita tanpa konteks bisa memicu kepanikan.
Benar ada data polisi tentang 807 laporan orang hilang di Delhi dalam 15 hari pertama 2026.
Tidak benar bahwa ini merupakan “hilangnya orang secara misterius dalam satu kejadian besar baru” atau bahwa angka tersebut menunjukkan peningkatan tajam dari kondisi normal.
Panik yang menyebar sebagian besar berasal dari informasi tanpa konteks atau disebarkan dengan cara yang mengaburkan fakta, termasuk kemungkinan promosi berbayar atau sensasi media yang tidak bertanggung jawab.